Berikut adalah tabel panduan hasil persilangan kenari yang umum dilakukan oleh peternak di Indonesia untuk mendapatkan postur, warna, atau kualitas suara tertentu.
Tabel Hasil
Persilangan Kenari (Pola Dasar)
|
Indukan Jantan |
Indukan Betina |
Hasil Persilangan |
Keterangan Karakter |
|
Lokal |
Lokal |
Lokal |
Ukuran standar, sangat gacor, daya tahan tinggi. |
|
Lokal |
AF |
AF |
Ukuran sedikit lebih besar dari lokal, stabil. |
|
AF |
AF |
AF |
Ukuran stabil, banyak dicari untuk kelas komunitas. |
|
AF |
F1 |
F2 |
Postur mulai
memanjang, volume suara meningkat. |
|
F1 |
Lokal |
AF |
Cara umum untuk mencetak AF yang berkualitas. |
|
F1 |
F1 |
F2 |
Postur besar, tapi tingkat keberhasilan produksi mulai
menantang. |
|
Yorkshire (YS) |
Lokal |
F1 |
Postur mulai
tegap, suara lebih bertenaga. |
|
Yorkshire (YS) |
AF |
F1 |
Cara paling umum mencetak F1 dengan budget lebih hemat. |
|
Yorkshire (YS) |
F1 |
F2 (YS) |
Postur mendekati YS murni, harga jual tinggi. |
|
Yorkshire (YS) |
Yorkshire (YS) |
Yorkshire (YS) |
Standar tertinggi, perawatan sangat intensif. |
Catatan Penting untuk Breeding:
- Filosofi
Kode (F): Huruf "F" adalah singkatan dari Filial
(keturunan).
- F1
= Keturunan pertama dari silangan YS dengan Lokal/AF.
- F2
= Keturunan dari silangan sesama F1 atau F1 dengan YS.
- Semakin
tinggi angka F-nya, postur biasanya semakin mendekati Yorkshire, namun
tingkat kesulitan perawatannya juga semakin tinggi.
- Pemilihan
Indukan:
- Untuk
menghasilkan AF, banyak peternak menggunakan jantan F1
dikawinkan dengan betina Lokal.
- Untuk
menghasilkan F1, wajib menggunakan jantan Yorkshire (YS)
dengan betina Lokal atau AF.
- Tujuan
Persilangan:
- Kejar
Volume & Postur: Gunakan trah YS lebih dominan.
- Kejar
Durasi & Kesehatan: Gunakan trah Lokal lebih dominan (karena
mental lokal sangat kuat).
- Hukum
Dasar: Jangan terlalu sering mengawinkan sesama Lokal secara inbreeding
(sedarah) dalam jangka panjang tanpa penyegaran darah, karena bisa
menurunkan kualitas suara dan kesehatan anakan.